Trip to Belitung ( 4 – 8 Mei 2014 )

Bismillah

Pada posting kali ini saya ingin berbagi pengalaman tentang liburan saya bersama suami di belitung berikut dengan biaya selama berada disana. Semoga menginspirasi dan membantu teman-teman yang ingin berlibur kesana. Selamat membaca…

Hari ke- 1

Kami berangkat dari Surabaya dengan pesawat Garuda jam 8 pagi transit Jakarta dan sampai bandara H.AS Hanandjoeddin jam 11.30 WIB langsung menuju penginapan “Bunga Pantai” dengan taxi plat hitam karena tidak ada transportasi selain itu. Jarak bandara ke penginapan tidak terlalu jauh, waktu tempuh skitar 10-15menit dengan biaya 100rb.

Bandara H.AS.Hananjoeddin

Bandara H.AS.Hanandjoeddin

Istirahat sebentar di penginapan dan bersiap untuk jalan-jalan dengan modal gmaps ;p menggunakan motor matic dengan biaya sewa 75ribu dan harga bensin 15ribu/liter (belinya dipinggir jalan karena selama disana nggak ngliat pom bensih sih) kami menuju tengah kota tanjung pandan dengan monumen batu satamnya dan tak jauh dari sana kami melihat warung “MI ATEP” yang cukup terkenal dan kami pun langsung menuju kesana dan memesan mi atep dan es jeruk kunci dengan harga @15ribu

Penampakan Mi Atep dan es jeruk kunci

Sesudah itu kami melanjutkan petualangan ke pelabuhan nelayan di tanjung binga.

Pelabuhan Nelayan Tanjung Binga

Setelah dari sana kami kembali ke tanjung pandan dan menuju ke pantai tanjung pendam untuk melihat sunset dengan biaya masuk @2ribu

Sunset di Tanjung Pendam

Tiba waktu maghrib kami menuju masjid Ihrom yang letaknya dekat pintu masuk pantai, meskipun sebenarnya di dalam pantai ada mushola juga. Masjid Ihrom letaknya cukup strategis di pinggir jalan menuju ke tengah kota dan masjidnya juga cukup nyaman.

Setelah dari masjid kami kembali ke penginapan buat mandi terus lanjut ke pusat kuliner di tanjung pandan. Kami memilih untuk mencoba makan pampi goreng dan pampi rebus mirip dengan kwetiau.

Penampakan Pampi Goreng

Pampi Rebus

~ Petualangan hari pertama lancar jaya.. ~

Hari ke- 2

Lepas subuh kami bergegas menuju pelelangan ikan buat liat sunrise. Ketjeh dah..

Sunrise di pelelangan ikan

Setelah itu kami kembali ke penginapan “Bunga Pantai” tarifnya 225ribu/malam dengan kamar AC dan kamar mandi dalam (tidak termasuk sarapan) dan order sarapan nasi goreng @15ribu. Setelah sarapan, kali ini kami sewa mobil + drivernya untuk jalan-jalan. Tujuan pertama kami adalah pantai tanjung tinggi tempat syuting laskar pelangi dengan waktu tempuh sekitar 45-60menit. Sampai disana mata disuguhkan pemandangan yang (maa syaa Alloh) cantiiik bangeeett.. 

Laskar Pelangi

Pantai Tanjung Tinggi

Setelah puas main air kami lanjut perjalanan ke bandara jemput teman suami bersama istrinya sekalian sholat di bandara karena kebetulan sudah masuk waktu dzuhur setelah itu langsung menuju pantai penyabong di membalong sekalian makan siang ikan bakar disana.

Pantai penyabong

Kami lanjutkan petualangan menuju danau kaolin namun di tengah perjalanan disambut hujan deras dan kesulitan menemukan letak danau kaolin. Waktu pun sudah hampir maghrib akhirnya dengan berat hati kami menuju ke penginapan baru lagi ;D (ganti suasana). Kami menginap di pondok impian 2 letaknya tak jauh dari penginapan kami kemarin. Namun di penginapan ini kita bisa langsung lihat sunset di belakang penginapan. Tarif permalamnya 275ribu sudah termasuk sarapan, kamar AC dan kamar mandi dalam. Oh iya harga sewa mobil + driver 550ribu sudah termasuk bensinnya.

Pemandangan dibelakang penginapan pondok impian 2

Untuk makan malam kami memilih warung makan di dekat penginapan dengan menu makanan khas belitung yaitu gangan ikan dan minumannya tetep es jeruk kunci ;D

Gangan Ikan

~ hari kedua dibuat penasaran sama danau kaolin ~

Hari ke- 3

Kami memilih sewa mobil tanpa driver di penginapan dan hunting penginapan baru buat ganti suasana haha (padahal sih emang cari yang lebih hemat :p). Kami menjatuhkan pilihan di hotel surya dengan tarif 200ribu/malam sudah termasuk kamar AC, sarapan dan kamar mandi dalam lohh.. Hotelnya berada di lantai 2 cukup bersih dan kamarnya juga cukup luas tapi jangan harap bisa lihat view yang bagus disana karena letaknya di tengah kota tanjung pandan dan dekat dengan pasar. Setelah booking kamar, kami menuju gantung dan dalam perjalanan kesana kami melihat plang wisata batu mentas (kawasan hutan dengan sungai yang jernih didalamnya) dan akhirnya kami memutuskan untuk mampir dulu kesana. waktu tempuh dari kota kesana sekitar 30 menit. Untuk menuju kesana mobil harus diparkir di depan salah satu penangkaran hewan langka di dunia dan harus berjalan kaki memasuki hutan untuk menuju kesana.

Hutan menuju lokasi batu mentas

Kebetulan di tengah perjalanan kami menyusuri hutan tiba-tiba gerimis namun sayang jika langkah harus terhenti, sambil berdoa kami lanjutkan perjalanan ke arah sungai dengan tanah yang agak licin, dalam hutan masih belum ada arah penunjuk jalan menuju ke sungai sehingga butuh feeling dan pasang telinga untuk mencari suara sumber air diiringi dengan suara hewan-hewan hutan yang cukup horor bagi saya. Setelah perjalanan panjang tak lama suara sumber air makin terdengar dan maa syaa Alloh semua kepayahan terbayar dengan melihat keindahan dan kejernihan sungai yang masih alami.

Sungai Batu Mentas

Jarak tempuh dari penangkaran hewan ke sungai sekitar 2-3km. Puas menikmati keindahan alam, kami kembali melanjutkan perjalanan ke gantung sekitar 1jam dan menuju replika SD laskar pelangi dan bendungan pice.

Replika SD Laskar Pelangi

Bendungan Pice

Tiba waktu dzuhur kami beristirahat sejenak untuk sholat di masjid an-nur yang letaknya tak jauh dari bendungan pice. Ada yang menarik perhatian saya ketika ada gerobak bakpau bertuliskan “bakpau pelangi” mengingat sepanjang perjalanan saya melihat banyak warung bertema pelangi hihi

Okee kita tinggalkan pelangi 😀 sekarang lanjut ke pantai olie pier dan pantai lalang di manggar serta lanjut ke pantai burung mandi sekalian makan siang  cumi dan udang goreng dengan minuman es jeruk hamoy. Sudah kenyang menikmati santap siang kami lanjutkan ke pantai bukit batu dan bukit pangkuan di kelapa kampit dengan perjalanan 30 menit untuk menikmati sunset di atas bukit. Maa syaa Alloh cakeepp dah…

Pantai Burung Mandi

Pantai Bukit Batu

Rasanya asem-asem enak :D

Es Jeruk Hamoy

Di bukit pangkuan biasa digunakan untuk kegiatan outbond. Kami menikmati sunset disana sambil menunggu waktu maghrib dan sholat berjamaah disana. Selesai sholat kami sedikit mengobrol dengan bapak-bapak penjaga disana dan mereka menyambut hangat kedatangan kami. Setelah itu kami kembali ke tanjung pandan. Biaya sewa mobil tanpa driver 250ribu dan tambah isi bensin 20 liter.

Sunset dari bukit pangkuan

Lokasi Outbound Bukit Pangkuan

~ hari ketiga kepayahan yang terbayar dengan indah ~

Hari ke- 4

Trip hari ini kami pilih menggunakan motor matic dengan biaya sewa 70ribu. Kami menuju tanjung kelayang dan sewa perahu untuk hopping island. Tujuan hopping island pertama adalah pulau lengkuas dimana terdapat mercusuar untuk melihat keindahan laut dari atas. Ahhh cantiikkk….

Pemandangan laut dari mercusuar pulau lengkuas

Namun ketika sampai di puncak mercusuar langit gelap mulai menyelimuti dan angin begitu kencang seolah Alloh sedang menunjukkan kuasaNya.. T.T

Ketika langit mulai gelap dan angin kencang

Kami pun harus terdampar di pulau tersebut hingga hujan reda sambil berbincang dengan penjaganya.

Hujan di pulau lengkuas

Setelah hujan reda kami pamit dan lanjut untuk snorkeling dan mengunjungi pulau-pulau kecil lainya.. Setelah puas berkeliling kami kembali ke tanjung kelayang dan hujan kembali deras. Kami beristirahat di gubug pemilik perahu sambil menunggu hujan reda. Biaya sewa perahu 400ribu dan sewa alat snorkeling @40ribu kalo pake fin tambah 20ribu. Oh iya untuk masuk mercusuar tadi dikenakan biaya 5ribu untuk kebersihan.

Setelah hujan reda dari tanjung kelayang kami kembali ingin menikmati pantai tanjung tinggi dan menikmati makan siang ikan krisi bakar dan minum kopi khas belitung serta jeruk kunci yang nggak pernah ketinggalan selama disini ;D.

Makan siang di pantai tanjung tinggi

Sepulang dari sana kami mampir ke UMKM dan OKE shop untuk membeli oleh-oleh. Malamnya kami makan bakso solo 😀 dan balik ke hotel surya untuk packing.

~ Seruuu tapi harap-harap cemas juga 😀 ~

Hari ke-5

Makan pagi kami kembali ke warung mi atep dan penasaran dengan warung kopi Ake yang letaknya tidak jauh dari mi atep, masuk gang kecil dengan pengunjung yang cukup ramai tapi bapak-bapak semua (yaiyalah namanya juga warung kopi ;p). Setelah itu kami kembali hotel untuk bersiap berangkat ke bandara. Kami dari hotel ke bandara naik taxi plat hitam dengan tarif 100ribu.

Tiba saatnya kami harus pulang T.T dan harus merelakan danau kaolin *halah lebay ;D

Thank you Belitung ❤

Melihat ini dari atas awan “mungkinkah itu danau kaolin?”

~ danau kaolin yang tertinggal ~

Overall.. belitung kereeeenn…

Cocok buat hanimun bareng pasangan halal.. hahayy…

Semoga bermanfaat… ^^
 

 

Advertisements

~ by Ummu Nabiilah on May 10, 2014.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: