​*7 KIAT ORANGTUA SHALIH MENJADIKAN ANAK DISIPLIN DAN BAHAGIA*

*7 KIAT ORANGTUA SHALIH MENJADIKAN ANAK DISIPLIN DAN BAHAGIA*

Setiap anak lahir dengan fitrah. Tak ada satu pun anak ketika lahir, berniat menghancurkan masa depannya.

Tak ada satu pun anak ketika lahir, berniat di kepalanya: Ah, jika besar nanti, aku akan menyusahkan hidup orangtua!

Tetapi, mengapa sebagian anak berperilaku buruk?

Apakah hal-hal ini terjadi pada anak Anda?

Lelet di pagi hari, sering telat bangun dan telat sekolah.

Tidak patuh, susah diberi tahu, membantah, dan membangkang orangtua.

Kecanduan nonton TV, internet, game, atau Playstation.

Konsumtif, tukang jajan.

Suka berantem, memukul, menendang.

Susah mandi, makan, dan sikat gigi.

Selalu ingin dituruti keinginannya, cengeng, dan gampang rewel.

Lalu, apa yang Anda lakukan?

Memikul semua tanggung jawab?

Membuat dan mengambil banyak keputusan bagi anak?

Menyelesaikan semua masalah anak?

Mengendalikan semua perilaku anggota keluarga?

Ternyata, tak harus demikian. Abah Ihsan kembali hadir dalam serial “Yuk, Jadi Orangtua Shalih”. Pengalamannya bertemu dan berinteraksi selama bertahun-tahun dengan ribuan orangtua, juga dengan keempat buah hatinya, terangkum dalam buku praktis dan atraktif ini.

Dengan gayanya yang unik dan menarik melalui sejumlah SOP, Abah Ihsan memberikan tips n tricks bagi Anda menjadi orangtua shalih:

Berlaku otoritatif tanpa otoriter.

Tanpa omelan, tanpa emosi, apalagi kekerasan.

Anak-anak merasa nyaman, orangtua lebih tenang.

Sehingga, Anda dapat mengendalikan situasi, mampu mendisiplinkan, dan menerapkan 7 Tindakan Program Pendidikan Disiplin Anak (PDA).

*******

Sangat nyata dan konkret sesuai kehidupan kita.—Lulut R., Osaka, Jepang

Saya jadi tahu apa yang harus dikerjakan selain berteriak, memukul, atau membentak anak.—Zuraeda Isnaeni, Jakarta

Alhamdulillah, sudah saya terapkan dan benar BERHASIL. Saya lebih bisa lagi mengendalikan dan menguasai anak dan anak didik saya.—Risdiar, Cilegon, Banten

Bagus, ternyata penerapan disiplin tidak selalu berakhir dengan sesuatu yang menegangkan. Anak-anak merasa nyaman, orangtuanya lebih tenang.—Hizatul Tri Yanti, Tenggarong, Kalimantan Timur

*Investasi ilmu akan memudahkan Ayah & Bunda dlm PENGASUHAN !!!*

Advertisements

~ by Ummu Nabiilah on April 14, 2017.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: