​Kurikulum Sekolah Kehidupan di Setiap Tahapan Usia Dini *bagian 2*

*Kurikulum Sekolah Kehidupan di Setiap Tahapan Usia Dini*

Disusun oleh Kiki Barkiah

Bagian 2

Hal yang penting di pelajari di di usia 6-12 bulan

*1. Memberikan pendidikan agama dan moral*

Materi:

Pengenalan suasana kehidupan beragama dengan:

– memperdengarkan lantunan ayat suci Al-quran, doa, dan asma Allah

– memperlihatkan dan memperdengarkan berbagai ciptaan Allah

– memperlakukan dengan penuh kelembutan dan kasih sayang

– Memperlihatkan suasana kegiatan beribadah 

*2. Melatih perkembangan sosial dan emosi*

Pada usia ini biasanya anak menempelkan kepala bila merasa nyaman dalam pelukan/gendongan atau meronta bila merasa tidak nyaman, dapat menyatakan keinginan dengan gerakan tubuh dan kata-kata sederhana serta meniru cara orang lain dalam menyatakan perasaan. Anak di usia ini sering mengalami perasaan tidak nyaman saat berpisah dengan pengasuh yang mereka kenal, biasanya ia akan menangis.

Materi:

– Memberikan perasaan aman dan nyaman melalui kasih sayang

– Membangun rasa percaya pada dunia melalui pemenuhan kebutuhan dengan penuh kelembutan dan kasih sayang

– Sering mengekspresikan ungkapan kasih sayang dalam bentuk pelukan, ciuman 

– Merespon perasaan mereka dengan penuh kesabaran dan kelembutan

– Membiasakan bayi untuk bertemu orang lain selain pengasuh yang ia kenal

*3. Melatih perkembangan bahasa dan komunikasi*

Pada tahapan usia ini anak dapat merespons nada suara orang tua, mulai menyadari bahwa kata-kata memiliki makna; mengenali nama beberapa benda, menggunakan suara dan gerakan tubuh untuk memperoleh perhatian, memancing orang di sekitarnya untuk mengekspresikan kasih sayang mereka, merespon ekspresi kasih sayang, mengoceh dengan cara seperti berbicara, membuat suara yang dapat dimengerti sebagai kata-kata, merespon perintah sederhana, menumbuhkan rasa keterikatan pada saudara, merespon bila namanya dipanggil dan mengenal beberapa kata, meniru bunyi yang didengarnya dan menciptakan satu bunyi baru, mengucapkan kata sederhana, misalnya: mama, papa, dan sebagainya, meniru mimik muka, Merespon lagu dan irama,  mulai menirukan kata yang terdiri dari dua suku kata, ia juga dapat menyatakan penolakan dengan menggeleng atau menangis, anak dapat menunjuk benda yang diinginkan

contoh latihan:

– Banyak diajak berbicara terutama mengulang kata benda dan aktifitas yang sering dilakukan

– Banyak berinteraksi dengan saudara

– Banyak memberikan ekspresi kasih sayang

– Sering menyapa dengan namanya

– Melatihnya berbicara kata-kata sederhana

– Bermain cilukba dan mimik muka

– membangun komunikasi melalui buku (bergambar besar, Berkalimat sederhana)

– Memberikan perintah sederhana

– Merespon kata-kata sederhananya dengan kalimat yang lebih utuh

– Melatihnya menunjuk sesuatu untuk menyatakan keinginan

– Melatihnya mengungkapkan penolakan dan persetujuan dengan kata sederhana

– Mengulang-ulang kata dan mengajak anak untuk menirukannya

*4. Melatih kemandirian dan kemampuan memecahkan masalah*

Pada usia ini anak sering mengambil resiko untuk memenuhi rasa ingin tahu,  merasa terpesona pada benda dan sangat ingin tahu akibat dari perbuatan mereka terhadap benda tersebut, gelisah bila terpisah dari orang tua dan khawatir bila bertemu orang asing, dapat  menenangkan dirinya sendiri dengan bantuan benda seperti empeng atau selimut, dapat minum dari gelas dan makan sendiri menggunakan peralatan makan bayi.

Materi:

– Merangsang anak untuk memecahkan masalah seperti menyingkirkan penghalang untuk mencari benda kesuakaan mereka,  mengambil dan menjatuhkan benda, menumpahkan cairan

– Mengenalkan mereka pada makanan padat sebagai tambahan ASI/susu formula

– Melatih kemandirian dalam hal makan dan minum (sediakan fasilitas kemandirian makan dan minum)

– Melatih kemandirian dalam hal bermain dan menyibukan diri sendiri tanpa dampingan

*5. Mengenalkan lingkungan sekitar*

Materi:

– Mangajak bayi mengamati berbagai benda yang bergerak

– Mengajak bayi mengamati kegunaan benda

– Memberikan perintah sederhana terkait lingkungan sekitar 

*6. Melatih koordinasi antara penglihatan dan gerak tubuh*

Pada usia ini anak suka memperhatikan suatu benda untuk beberapa saat, sudah mulai memiliki kemampuan mengenali ruang dan jarak yang lebih tajam, senang mencari benda-benda tersembunyi; menyadari keberadaan benda walaupun tidak terlihat, dapat memegang benda di kedua tangan, memindahkan benda dari satu tangan ke tangan yang lain

Materi:

– Merangsang anak untuk mengambil benda pada jarak tertentu

– Merangsang anak untuk mecari benda

– Memberikan benda pada kedua tangannya

– Merangsang anak untuk memindah-mindahkan benda diantara kedua tangan

*7. Melatih motorik kasar*

Materi:  

Berikan stimulasi agar bayi kita dapat:

– Dapat berpindah ke posisi duduk dan kembali tanpa bantuan

– Berguling-guling 

– Mencoba maju dengan cara menyorongkan tubuhnya   

– Merangkak atau merayap

– Mampu berdiri sendiri tanpa bantuan

– Berjalan sambil berpegangan pada furniture

– Mampu berjalan sendiri

– Memukul-mukulkan, melempar, atau menjatuhkan benda yang dipegang

– bertepuk tangan

*8 Melatih motorik halus*

Materi:

Berikan stimulus agar bayi kita dapat:

– Meraih dan mencoba menggenggam benda yang besar

– Mengenggam benda kecil dengan telapak tangan

– Menggenggam benda kecil dengan ibu jari dan telunjuknya (menjumput)

– Meremas

– Memegang benda tipis seperti biskuit

*9. Melatih respon terhadap rangsangan*

Materi:

– Bermain sebab akibat seperti mengambil dan menjatuhkan benda, memindahkan cairan

– Merangsang anak untuk berpaling ke sumber suara

–  Merangsang anak untuk mengambil benda

– Memanggil namanya

– Memberikan benda yang dapat dibuka dan di tutup

*10. Melatih pola hidup sehat dan keamanan diri*

Indikator anak sehat di usia ini dapat dilihat dari besar ukuran berat dan tinggi badan serta ukuran lingkar kepala yang sesuai dengan tingkat usia dan standar yang berlaku. 

Materi: 

– Memenuhi kebutuhan asupan gizi melalui pemenuhan asi dan makanan pendamping asi

– Melatih ia untuk menunjuk makanan yang diinginkan

– Melakukan pengamatan apakah ia menangis atau berteriak saat ia merasa tidak aman

– Membantu membersihkan gigi dengan penuh kelembutan
Bagian 3 In Shaa Allah besok ya…

Silahkan  jika ada yg ingin disharingkan…
Mohon KOREKSI jika ada yg keliru ya ayah bunda

Note : Referensi/Sumber Kurikulum di bag 6
*Change Maker Family*

*Sahabat Orangtua Mencari Ilmu*

Advertisements

~ by Ummu Nabiilah on April 14, 2017.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: